Theology,Technology, and Philosophy, ENJOY!!

Materi Pendidikan Agama Kaloik SD

Kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso

Materi Pendidikan Agama Katolik SMA/SMK

Kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso di Youtube

Materi Pendidikan Agama Katolik untuk SMP

kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso

Showing posts with label tik. Show all posts
Showing posts with label tik. Show all posts

Wednesday, February 20, 2013

Topologi Jaringan Komputer


Topologi Jaringan Komputer

 Definisi Topologi
      Topologi adalah istilah yang digunakan utk menggambarkan bagaimana cara komputer terhubung dalam suatu jaringan. Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras (hardware) jaringan, sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer pada jaringan dari sudut pandang operator manusianya (brainware). Pada pokok bahasan kali ini kita akan mengupas mengenai Topologi Jaringan secara Fisik.

Jenis Jenis Topologi
Topologi Mesh

Jaringan dengan Topologi masih mempunyai jalur ganda dari setiap perangkat pada jaringan seperti pada gambar di atas. Semakin banyak Jumlah komputer pada jaringan, semakin sulit cara pemasangan kabel-kabel pada jaringan tersebut karena jumlah kabel-kabel yang harus di pasang menjadi berlipat ganda. Oleh karena itu, pada jaringan mesh yang murni, setiap perangkat jaringan dihubungkan satu sama lain menggunakan jalur ganda untuk hub-hub utama sebagai jalur cadangan jika terjadi masalah di jalur utama.

KEUNTUNGAN dari Topologi ini adalah: 
Mampu menampung banyak pengguna yang aktif sedangkan
KELEMAHAN dari Topologi ini adalah: 
Membutuhkan banyak kabel, sehingga mudah mengalami gangguan jaringan.

Topologi Star

Topologi star merupakan topologi jaringan yang paling sering digunakan. Pada topologi star, kontrol terpusat dan semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau komputer yang di pilihnya. Simpul pusat di sebut dengan stasiun primer atau server dan bagian lainnya disebut dengan stasiun skunder atau client. Pada Topologi star, koneksi yang terganggu antara suatu node dan hub tidak mempengaruhi jaringan. Jika hub terganggu ( rusak ) maka semua node yang di hubungkan ke hub tersebut tidak dapat saling tidak dapat saling berkomunikasi. Node adalah Titik suatu koneksi atau sambungan dalam jaringan, sedangkan hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dan meneruskan kesemua komputer yang terhubung dengan hub.
Keuntungan menggunakan topologi star yaitu:
1. Fleksibelitas tinggi.
Penambahan atau perubahan komputer sangat mudah dan tidak menganggu bagian jaringan lain, yaitu dengan cara menarik kabel menuju hub.
2. Kontrol terpusat sehingga mudah dalam pengelolaan jaringan.
 Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
3. Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus

Kelemahan menggunakan topologi star yaitu:
1. Boros kabel
2. Perlu penanganan khusus
3. Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.

Topologi Bus

Topologi bus menghubungkan komputer satu dengan lainnya secara berrantai dengan perantara suatu kabel yang umumnya berupa kabel tunggal jenis koaksial ( coaxial ). Semua Node dihubungkan secara seri menggunakan kabel tersebut. Topologi bus umumnya tidak menggunakan suatu peralatan aktif untuk menghubungkan komputer. Oleh karena itu, ujung-ujung kabel koaksial harus ditutup dengan tahanan untuk menghindari pantulan yang dapat menimbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan jaringan.
Keuntungan menggunakan topologi bus, yaitu:
1. Hemat kabel dan harganya lebih murah, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan ini tidak dibutuhkan hub.
2. Layout kabel sederhana
3. Jika salah satu komputer mati maka tidak akan menganggu komputer yang lain.
4. Mudah di kembangkan.
Kelemahan menggunakan topologi bus yaitu:
1. deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
2. Kepadatan lalu lintas sehingga sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
3. Apabila salah satu client rusak atau kabel putus maka jaringan tidak berfungsi.

Topologi Tree ( Hieracly )

Topologi Tree merupakan kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung (backbone) yang mempunyai topologi bus.
Keuntungan menggunakan topologi Tree, yaitu:
1. Kontrol manajemen lebih mudah karena bersifat terpusat dan terbagi dalam tingkatan jenjang.
2. Mudah di kembangkan
3. Didukung oleh hardware dan software dari beberapa perusahaan

Kelemahan menggunakan Topologi Tree yaitu:
1. Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak.
2. Dapat terjadi tabrakan file data (collision).
3. Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel daripada topologi lain

 Topologi Ring

Jaringan dengan Topologi ring mirip dengan topolog bus, tetapi ujung -ujungnya saling berhubungan membentuk suatu lingkaran.
Topologi Ring menghubungkan node-node pada jaringan dengan bentuk lingkaran dengan cara setiap node di hubungkan dengan node berikutnya.
Node terakhir dihubungkan dengan node pertama. Setiap Node memeriksa data yang akan dikirimkan melalui jaringan. Jika data (yang disebut dengan token) tidak di alamatkan pada node yang dikunjungi maka data berpindah ke node berikutnya.
Keuntungan menggunakan topologi ring, yaitu:
1. Hemat kabel, untuk membangun jaringan dengan topologi ini lebih murah jika di bandingkan dengan topologi star.
2. Dapat menghindari tabrakan file data yang dikirim karena data mengalir dalam satu arah sehingga untuk data yang dikirimkan selanjutnya akan dikerjakan setelah pengiriman pertama selesai.
3. Mudah untuk membangunnya.
4. Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan menggunakan topologi ring yaitu:
1. Peka terhadap kesalahan.
2. Pengembangan jaringan lebih kaku, apabila kabel terputus maka semua komputer tidak dapat digunakan

Tuesday, February 19, 2013

Fungsi Perangkat Keras Jaringan


Fungsi Perangkat Keras Jaringan

Komputer Server
Komputer Server adalah suatu unit komputer yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer. komputer Server akan melayani seluruh client atau workstation yang terhubung ke jaringannya.

Terdapat tiga Macam macam server antara lain yaitu :
1. Server Web
Server Web adalah perangkat lunak yang melayani permintaan file-file dari browser Web. Server web biasanya disebut juga sebagai HTTP (Hypertext Transfer Protocol ) sever .
2. Server Applikasi
         Server Applikasi adalah perangkat lunak yang berfungsi menerjemahkan kode-kode dinamis menjadi kode-kode statis HTML (Hypertext Markup Language )
3. Server Database
Server Database adalah peangkat lunak yang berfungsi mengolah data yang diminta oleh server applikasi. Untuk membuat applikasi web berbasiskan database, komputer atau sistem jaringan harus memiliki paling tidak satu buah sistem database. Jenis database yang bisa digunakan antara lain misalnya: Ms Access, SQL Server, Oracle atau MySQL.

Komputer Client
Komputer Client adalah seperangkat komputer yang memungkinkan pengguna untuk mengakses servis atau layanan dari komputer server. Istilah Komputer Client bisa di sebut dengan Workstation atau Node

Kartu Jaringan
Kartu Jaringan atau disebut dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN CARD atau Etherned Card. merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer. Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.

Kartu jaringan ada di dalam komputer client dan komputer server agar dapat di jalankan dalam jaringan. Kartu Jaringan memiliki dua fungsi utama , yaitu:
1.  Peranti yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputer.
2.  Peranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Artinya kartu jaringan memiliki kode tertentu yang unik .

Kabel Jaringan
Membangun Jaringan komputer  (baik jaringan sederhana maupun besar) menggunakan berbagai tipe media transmisi. Media transmisi dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu terarah (guieded/wireline) atau menggunakan kabel atau tidak terarah (unguided/wireless) atau nirkabel.
Media Transmisi terarah merupakan gelombang elektromagnetik yang di pandu sepanjang fisik, misalnya: Kabel UTP, Kabel Coaxial dan Kabel Fiber Optik. Sedangkan Media Transmisi elektromagnetik tanpa di pandu, misalnya perambatan melalui udara, ruang hampa dan air laut.

Jenis-jenis Jaringan yaitu:
1. Kabel UTP
Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ), secara Fisik terdiri atas empat pasang kawat medium, setiap pasang di pisahkan oleh lapisan pelindung.

    Kabel UTP mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
a.    Kecepatan dan keluaran 10 - 100 Mbps
b.     Biaya rata-rata per node murah.
c.     Media dan ukuran konektor kecil
d.    Panjang Kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek).
Kabel UTP mempunyai banyak keunggulan, selain itu mudah dipasang, ukurannya kecil dan harganya lebih murah dibandingkan media lain. Kekurangan kabel UTP yaitu rentan efek interferensi elektromagnetic yang berasal dari media atau perangkat lainnya. Akan tetapi, pada prakteknya pada administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan dapat diandalkan.
Kabel UTP terdiri dari delapan Pin Warna (seperti gambar disamping). Dimana terdapat dua tipe kabel yang umum, yaitu kabel straight-through digunakan untuk menghubungkan sebuah hub dgn switch dan kabel cross-over digunakan untuk menghubungkan dua buah komputer secara peer to peet tanpa hub dan switch.

2. Kabel Koaksial
Kabel koasial terdiri atas konduktur silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Kabel koaksial dapat di gunakan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh.
Kabel koaksial memiliki ukuran beragam. Diameter yang besar memilik transmisi panjang dan menolak noise. Nama Lain dari Kabel ini adalah "thicknet". Kabel ini sangat popular untuk LAN karena memiliki bandwith yang lebar, sehingga dapat Anda gunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Contoh kabel koaksial dalam kehidupan sehari-hari yaitu: kabel tv, thin10Base5 yang biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan antar gedung.

   
Kabel koaksial mempunyai beberapa karakteristik, yaitu :

  • a.  Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
  • b.    Biaya Rata-rata per node murah
  • c.    Media dan ukuran konektor medium
  • d.    Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)

Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.

Kabel Fiber Optik
Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke bawah. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung.
Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan utk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.
Beberapa keuntungan menggunakan kabel fiber optic , yaitu :
  • a.    Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
  • b.    Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
  • c.    Distance yaitu sinyal-sinyal dapat di transmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan "refresh" atau "diperkuat"
  • d.    Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya alternatif murah
Fiber Optic mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
  • a.    Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
  • b.    Biaya rata-rata pernode cukup mahal
  • c.    Media dan ukuran konektor kecil
  • d.    Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)

Connector
Gambar: RJ45
Connector adalah Perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan kabel dengan komputer , untuk jaringan komputer dikenal dengan Istilah RJ45 yang merupakan konektor standar untuk kabel Ethernet Categori 5, serta biasanya digunakan untuk Kabel UTP.

HUB

Hub atau konsentrator adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap-tiap workstation, server, atau perangkat lain. Keuntungan mengunakan hub adalah fleksibelitas yang dimiliki, sehingga setiap client dapat ditambahkan setiap waktu tanpa menganggu jaringan yang sedang beroperasi.
Akan tetapi hub tidak mampu membaca data dan tidak mengetahui sumber dari tujuan paket-paket yang dilepaskan melalui Hub tersebut.

Bridge
Bridge adalah sebuah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan untuk mendapatkan jaringan yang efiesien. Kebanyakan bridge dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap segmen komputer pada jaringan disekitarnya.
Diibaratkan bahwa bridge seperti lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Bridge mengatur agar informasi di antara kedua sisi jaringan tetap berjalan dengan baik dan teratur. Bridge juga dapat digunakan untuk koneksi jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

Router
Router merupakan alat yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer yang berbeda.
Router berfungsi mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan berdasarkan alamat tujuan dan alamat asal. Bridge dapat mengetahui alamat masing-masing komputer pada masing-masing jaringan sisi jaringan. Sedangkan Router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi yang paling sibuk dan router juga dapat menarik data dari sisi yang sibuk tersebut.
Router merupakan sebuah peralatan jaringan yang mempunyai dua fungsi utama, yaitu :
a.    Menentukan rute terbaik untuk menuju ke tujuan
b.    Memindahkan data dari sumber ke tujuan

Router dapat berupa Hardware maupun sofware.
Router hardware, contohnya Cisco, Juniper, 3COM dan sebagainya.
          PC Based Router, menggunakan PC sebagai hardware dan Unix/nix like OS sebagai sistem operasi. Software yang digunakan adalah Zebra, GateD dan software lainnya.

Routing dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
a.    Static Routing
Static routing berarti routing table di ubah secara manual sehingga jika terjadi perubahan routing table harus dilakukan oleh administratornya.
b.    Dynamic Routing
Dynamic Routing merupakan routing yang dapat berubah secara cepat melalui proses update berkala dan sebagai respon terhadap perubahan link cost.

Simulasi
 
Latihan
 
Utuk test Klik di sini

Wednesday, February 6, 2013

Perangkat Keras Komputer (hardware)

 Perangkat Keras Komputer (hardware)

 

Dengan kemajuan di bidang  Teknologi Informasi dan Komunikasi sekarang ini, dunia  tidak lagi mengenal batas, jarak, ruang dan waktu,  sebagai contoh kini orang  dapat dengan mudah memperoleh berbagai macam informasi yang   terjadi  di belahan dunia ini  tanpa harus  datang  ke tempat tersebut. Bahkan orang  dapat berkomunikasi dengan siapa saja  di berbagai  di belahan dunia ini,   dengan memanfaatkan seperangkat komputer yang  tersambung ke internet. 

Berbicara tentang  kecanggihan perkembangan  Teknologi Informasi dan Komunikasi  ini maka tidak lepas  dari teknologi  komputer itu sendiri.  Komputer teridiri dari  suatu rangkaian peralatan elektronik yang bekerja secara bersama-sama,  untuk dapat berfungsi menangani berbagai macam pekerjaan  mulai dari yang sangat sederhana sampai pada tingkat pekerjaan yang sangat kompleks/rumit.

Komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu Hardware (perangkat keras), Software (perangkat lunak)dan Brainware (perangkat manusia/user). Hubungan antara ketiga komponen tersebut tidak dapat  dipisahkan, untuk dapat mencapai fungsi komputer sebagai produk berteknologi canggih dalam menangani berbagai macam pekerjaan. Hardware sebagai komponen fisik dari sistem  komputer yang terdiri dari peralatan Input, Proses,  Output dan Media penyimpan data merupakan satu kesatuan yang bekerja secara besama-sama,  sehingga dapat difungsikan.

Ketiga komponen dalam sistem tersebut  Hardware, Software dan Brainware  akan melakukan  proses meng-input data,  memproses (proccesing)  dan menghasilkan output yang berupa produk informasi yang dibutuhkan.

Agar lebih jelas pelajarilah perangkat keras komputer berikut ini: Klik pada hardware yang anda inginkan:


Klik di sini untuk melihat lebih besar  

Diagram rangkaian kerja komputer:(klik tiap bagian untuk mengetahui lebih lanjut)


Bagaimana Komponen harware pada mainboard/motherboard terpasang ditunjukkan sebagai berikut: (klik tombol play)




Jika sudah paham kerjakanlah test. klik di sini 


Latihan Program pengolahan Angka

 Latihan Program pengolahan Angka


Anda menguasai materi Perangkat lunak pengolahan angka silahkan kerjakan latihan soal berikut. jika anda merasa melum menguasai silahkan mengulangi materi program pengolahan angka.
soal latihan ini membantu anda untuk melatih daya ingat dan ketelitian anda. selamat mengerjakan...:

Latiahan I:

Latihan II:

Bagi yang sudah siap mengerjakan test Klik di sini

Program Pengolah Angka

Mengenal Program Pengolah Angka


Perangkat aplikasi pengolah angka adalah software (perangkat lunak) khusus untuk menangani permasalahan yang berkaitan dengan angka. Dalam hal ini, angka yang sering muncul di bidang bisnis, ilmiah, perencanaan, pembuatan statistik, pembuatan lembar kerja, pengelolaan angka untuk perhitungan sebuah data (basis data) dan grafik.

Macam-macam Pengolah Angka

Macam-macam perangkat lunak pengolah angka antara lain : Kspread, Star Office Calc, Open Office Calc, GNOME - GNumeric, Xess, Lotus 123, Microsoft Excel. Adapun yang sekarang banyak digunakan masyarakat adalah Microsoft Excel.

Kspread
Kspread merupakan aplikasi pengolah angka (spreadsheet) yang bersifat open source dan multiplatform. Open Source berarti kita dapat mendownload secara gratis dari internet dan menggunakannya secara bebas.

Gambar 2.1 : Kspread beserta lembar kerja


Star Office Calc
StarOffice Calc merupakan aplikasi pengolah angka yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. StarOffice Calc adalah aplikasi pengolah angka yang bersifat multiplatform, yang berarti dapat dijalankan di berbagai sistem operasi termasuk Linux, Solaris, Unix, dan Windows
Gambar 2.2 : Star Office Calc beserta lembar kerja
Open Office Calc
OpenOffice Calc adalah aplikasi pengolah angka yang besifat open source (dapat dibuka melalui sistem operasi apa saja).
Gambar: Open Office Calc beserta lembar kerja
GNOME Office - Gnumeric
Gnumeric adalah aplikasi pengolah angka yang merupakan keluarga dari GNOME Office. Gnumeric bersifat open source. Gnumeric memiliki tampilan yang user friendly di mana jendela Gnumeric dilengkapi dengan menu-menu dan tombol-tombol toolbar.
Gambar : GNOME Office - GNUMERIC beserta lembar kerja
Abacus
Abacus adalah aplikasi pengolah angka yang hanya membutuhjkan memori kecildan sangat mudah digunakan. Awalnya Abacus dikembangkan sebaggai proyek mahasiswa di Universitas IST, Portugak di bawah bimbngan Prof. Arlindo Oliveira

Gambar: Abacus beserta lembar kerja
XESS
XESS adalah aplikasi pengolah angka yang dibuat oleh AIS (Applied Information System - www.ais.com) dan dapat dijalankan dikomputer dengan sistem UNIX, Linux, Open VMS dan Windows.
Gambar : XESS beserta lembar kerja
Lotus 123
Lotus 123 merupakan aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan IBM. Lotus 123 dikeluarkan dalam satu paket bersama-sama aplikasi Office lainya dan dikenal dengan nama Lotus SmartSuite.
Gambar: Lotus 123 beserta lembar kerja
Microsoft Excel

Microsoft adalah aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation. Perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia. Microsoft memiliki fitur-fitur yang memungkinkannya diintegrasikan dengan aplikasi Microsoft Office lainnya.

Gambar: Microsoft Excel beserta lembar kerja
Microsoft Excel Versi 1.0 dapat dijalankan pada komputer IBM PC dengan Micro Processor 8008. Kemudian Microsoft Excel versi 2.0. Microsoft Excel 2000 yang untuk selanjutnya disingkat Excel 2000 merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik). Excel 2000 merupakan pengembangan dari Microsoft Excel versi sebelumnya dengan tujuan agar program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik) ini lebih mudah digunakan dan dapat dimanfaatkan semua fasilitas yang ada pada sistem jaringan baik internet maupun intranet.

Tahun 1990 Microsoft Corporation memperkenalkan Microsoft Excel versi 3.0 yang menampilkan window-nya yang tiga dimensi dan mendukung penggunaan memori. Kemudian pada tanggal 6 April 1992, Microsoft Corporation telah mengeluarkan Microsoft Excel 3.1.

Pada tanggal 24 Agustus 1995 Microsoft Corporation secara resmi mengeluarkan versi terbarunya dengan nama Microsoft Excel `95 dan diteruskan dengan versi Microsoft Excel `97 serta dalam tahap penyempurnaan akan dikeluarkan pula versi terbarunya yakni Microsoft Excel 2003.

Menjalankan Aplikasi MS Excel

Ada banyak cara untuk memulai atau membuka program Microsoft Excel 2003. Kita dapat memulai atau menjalankan program Aplikasi Microsoft Excel 2003 dengan menggunakan :
  1. Taskbar
  2. Desktop
1. Melalui Taskbar
 Nyalakan komputer dengan menekan tombol Power + Monitor, tunggu sampai komputer menampilkan area kerja (desktop) Windows XP
  1. Klik tombol Start yang ada di taksbar
  2. Pilih menu Program
  3. Pilih menu Microsoft Office
  4. Pilih program Microsoft Excel 
  5. Tampil Spread Sheet (lembaran kerja) Microsoft Excel
Animasi : Mengaktifkan Microsoft Excel 2003 melalui taskbar

2. Melalui Desktop
    Double klik pada ikon Microsoft Excel
    Tampil Spread Sheet (lembaran kerja) Microsoft Excel

Animasi : Mengaktifkan Microsoft Excel 2003 melalui desktop
Jendela MS Excel

Jendela Microsoft Excel terdiri dari bagian-bagian yang mempunyai fungsi tertentu. Bagian-bagian itu adalah :

    Baris Judul
    Kontrol Jendela
    Baris Menu
    Baris Rumus
    Lembaran Kerja
    Tab Lembaran Kerja

Gambar: Jendela Microsoft Excel 2003
A. Baris Judul (Title Bar)

Seperti yang ditampilkan pada Gambar di atas, baris judul (title bar) terletak dibagian kiri atas jendela Microsoft Excel. Baris judul (title bar) berfungsi untuk menampilkan nama file lembaran kerja yang sedang dibuka. Apabila lembaran kerja yang sedang dibuka belum pernah disimpan; maka secara default lembaran kerja tersebut diberi nama Book1, Book2, dan seterusnya.

Gambar: Baris Judul (Title Bar) menampilkan nama file lembaran kerja
B. Kontrol Jendela (Control Window)

Kontrol jendela terletak dibagian kanan atas jendela Microsoft Excel sejajar dengan baris judul. Kontrol jendela berfungsi untuk mengatur tampilan jendela Microsoft Excel. Tombol paling kiri berfungsi untuk meminimize jendela Microsoft Exce. Tombol tengah berfungsi untuk mengecilkan atau memperbesar tampilan jendela Microsoft Excel. Tombol paling kanan berfungsi untuk menutup jendela Microsoft Excel.

Gambar: Kontrol jendela (Control Window)
C. Baris Menu (Menu Bar)
Baris menu (Menu bar) memuat menu-menu yang terdapat di Microsoft Excel (Gambar 4.4). Masing-masing menu tersebut mempunyai perintah-perintah yang dikelompokan sesuai dengan fungsi perintah-perintah yang berhubungan. Perintah-perintah yang terdapat pada sebuah menu akan ditampilkan apabila menu tersebut diklik.

Gambar: Baris menu (Menu Bar)
Microsoft Excel mempunyai 9 buah menu, yaitu sebagai berikut:

    Menu File
    Menu File memuat perintah-perintah yang berhubungan dengan pengaturan file-file lembaran kerja. Perintah yang terdapat di menu File antara lain: Open, New, Close, Print,Page Setup, Exit dan lain-lain seperti terlihat pada Gambar 4.5

Gambar: Tampilan pulldown menu File

    Menu Edit
    Menu Edit memuat perintah-perintah untuk melakukan pengeditan lembaran kerja. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu Edit antara lain: Undo, Copy, Paste, Delete, Find, Replace, dan lain-lain. Seperti terlihat pada Gambar 4.6

 Gambar 4.6 : Tampilan pulldown menu Edit
    Menu View
    Menu View memuat perintah-perintah untuk mengatur apa saja yang ditampilkan di jendela Microsoft Excel dan mengatur bagaimana tampilan sebuah lembaran. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu View antara lain Normal, Page break Preview, Task Pane, Toolbars, Formula bar, Status Bar, Header and Footer, Comments, CustomViews, Full Screen, Zoom. Seperti terlihat pada Gambar 4.7

Gambar: Tampilan pulldown menu View
   
    Menu Insert
    Menu Insert memuat perintah-perintah yang berhubungan dengan penyisipan. Perintah yang terdapat di menu Insert antara lain: Cells, Rows, Columns, Worksheet, Chart, Symbols, dan lain-lain seperti terlihat pada Gambar 4.8
Gambar: Tampilan pulldown menu Insert
    Menu Format
    Menu Format memuat perintah-perintah untuk melakukan pengaturan sel. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu Format antara lain: Cells, Row, Column, Sheet, Autoformat, Style dan lain-lain. Seperti terlihat pada Gambar berikut
Gambar: Tampilan pulldown menu Format
    Menu Tools
    Menu Tools memuat perintah-perintah pendukung untuk pengaturan lembar kerja. Perintah-perintahnya antara lain: Speeling, Speech, Protection, Macro, dan lain-lain. Seperti terlihat pada Gambarberikut
Gambar: Tampilan pulldown menu Tools
    Menu Data
    Menu Data memuat perintah-perintah yang berhubungan dengan pengaturan data. Perintah yang terdapat di menu Data antara lain: Sort, Filter, SubTotal, Table, TexttoColumn dan lain-lain seperti terlihat pada Gambar berikut
Gambar: Tampilan pulldown menu Data
    Menu Window
    Menu Window memuat perintah-perintah untuk melakukan pengaturan tampilan lembaran kerja. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu Window antara lain: New Window, Arrange, Hide, Split, Freeze Panes, dan lain-lain. Seperti terlihat pada Gambarberikut
Gambar : Tampilan pulldown menu Window
    Menu Help
    Menu Help memuat bantuan yang umum diperlukan untuk menjelaskan fungsi dan contoh penggunaan perintah di Excel. Perintah-perintah yang terdapat dalam menu Help antara lain Microsoft Excel Helps, Show Office Assistant, Contact Us, Check for Update dan lain-lain. Seperti terlihat pada Gambar berikut
Gambar : Tampilan pulldown menu Help

D. Baris Rumus (Menu Formula) dan Fungsi (Function)

Rumus (formula) adalah suatu bentuk perhitungan yang dibuat oleh kita sendiri dengan tujuan tertentu, misalnya menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan. Melalui rumus ini, kita dapat memasukan data dengan menggunakan operator hitung (operator aritmatik), diantaranya adalah :

    + (plus) : penjumlahan
    * (kali) : perkalian
    ^ (pangkat) : pemangkatan
    - (minus) : pengurangan
    / (bagi) : pembagian

E. Lembaran Kerja

Lembaran kerja Micrososft Excel berbentuk tabel yang terdiri dari kolom-kolom dan baris-baris. Setiap kolom mempunyai kepala kolom yang dimulai dari A,B,C, .Z, AA, AB, dan seterusnya sampai kolom IV. Jumlah kolom 256 diawali kolom A dan diakhiri kolom IV. Sebaliknya, baris mempunyai kepala baris yang dimulai dari 1, 2, 3, dan seterusnya sampai baris 65536.

Setiap kotak yang terdapat di lembaran kerja disebut dengan sel. Setiap sel mempunyai alamat yang merupakan kombinasi dari kolom dan baris dimana sel tersebut berada. Misalnya sel yang terdapat dikolom H baris ke 15, maka sel tersebut disebut dengan sel H15. Alamat sel tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam perhitungan, baik menggunakan rumus maupun fungsi-fungsi yang terdapat di Microsoft Excel.

Gambar: Lembaran Kerja
F. Tab Lembaran Kerja

Tab lembaran kerja terdapat pada bagian bawah jendela Microsoft Excel dan sejajar dengan scroll bar horizontal. Tab lembaran kerja berfungsi untuk mengaktifkan sebuah lembaran kerja. Tab lembaran kerja yang aktif akan tampak lebih terang dari pada tab lembaran kerja yang lain. Lembaran kerja diaktifkan dengan cara mengeklik tab lembaran kerja yang bersangkutan.
Gambar: Tab Lembaran Kerja

Mengatur Jendela MS Excel

Mengatur Ukuran Lembaran Kerja

Kita dapat mengatur lembaran kerja agar ditampilkan lebih besar atau lebih kecil dengan menggunakan perintah Zoom. Bila kita memperbesar tampilan lembaran kerja, teks dan sel yang terdapat di lembaran kerja tersebut akan terlihat lebih besar. Namun, bagian lembaran kerja yang dapat ditampilkan di monitor akan akan lebih sedikit. Sebaliknya, apabila kita memperkecil tampilan lembaran kerja, teks yang terdapat di lembaran kerja akan terlihat lebih kecil, tetapi bagian lembaran kerja yang ditampilkan akan lebih banyak.

Langkah-langkah yang dapat diikuti untuk memperbesar atau memperkecil tampilan lembaran kerja adalah sebagai berikut:

    Dari menu View, klik Zoom. Kotak dialog Zoom akan ditampilkan
    Pilihlah perbesaran yang diinginkan
    Klik tombol OK


Animasi : Mengatur perbesaran lembaran kerja menggunakan
kotak dialog Zoom dan tombol Zoom

Menampilkan Toolbar

Secara default, Microsoft Excel hanya menampilkan toolbar standar dan formating. Bila kita ingin menampilkan tombol toolbar yang lain, dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :

    Dari menu View, klik toolbars. Daftar toolbar akan ditampilkan. Tombol toolbar yang sudah ditampilkan akan mempunyai tanda cek (v) didepannya.
    Carilah toolbar yang ingin ditampilkan
    Klik tombol yang ingin ditampilkan. Tombol-tombol toolbar tersebut akan ditampilkan di toolbar.

Gambar 5.1 : Menampilkan Toolbar

Mengatur Jendela Microsoft Excel

Bila kita hanya membutuhkan lembaran kerja yang tidak lebar, kita dapat menghilangkan scroll bar horizontal di jendela Microsoft Excel dan menampilkannya kembali bila dibutuhkan. Untuk menampilkan atau menyembunyikan scroll bar horizontal, kita dapat lakukan dengan langkah-langkah berikut ini :

  1.     Dari menu Tools, klik Options. Kotak Dialog Options akan ditampilkan
  2.     Klik Tab View
  3.     Berilah kotak cek pada bagian jendela yang ingin ditampilkan, misalnya Horizontal scroll bar untuk menampilkan scroll bar horizontal atau hilangkan tanda cek untuk tidak menampilkannya.
  4.     Klik tombol OK

Gambar: Mengatur jendela Microsoft Excel



Jika sudah menguasai materi, kerjakanlah latihan soal untuk melatih daya ingat dan pengetahuan. silahkan klik di sini