Theology,Technology, and Philosophy, ENJOY!!

Materi Pendidikan Agama Kaloik SD

Kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso

Materi Pendidikan Agama Katolik SMA/SMK

Kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso di Youtube

Materi Pendidikan Agama Katolik untuk SMP

kunjungi Chanel DMC Yos Sudarso

Showing posts with label Kelas 8 semester 1. Show all posts
Showing posts with label Kelas 8 semester 1. Show all posts

Sunday, January 27, 2013

MATERI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SMP - ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS




ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS


Perasaan sedih/ takut sering mendorong orang untuk diam/ bersembunyi. Dengan diam/ bersembunyi, Ia cenderung tidak berbuat apa-apa. Sehingga banyak tugas/ pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya terbengkalai karena tidak dilaksanakan. Orang yang mengalami situasi semacam ini membutuhkan kekuatan untuk menghalau ketakutannya. Kekuatan tersebut bisa berupa kehadiran seseorang yang mau menemaninya atau kekuatan lain yang akhirnya mampu menyemangati untuk melanjutkan kembali apa yang menjadi tanggung jawabnya.
Perasaan sedih dan takut yang luar biasa juga dialami oleh para rasul Yesus. Setelah Yesus disalibkan, wafat dan dimakamkan, para rasul mengalami ketakutan sehingga sembunyi dan tinggal di ruangan yang tertutup rapat. Para rasul membutuhkan kekuatan yang mampu mengembalikan kepercayaan diri dan semangat mereka untuk menjalani hidup seperti biasa. Para rasul senantiasa menantikan terpenuhinya janji Yesus untuk mengutus Roh Penolong. Dan kerinduan mereka terjawab. Roh Kudus hadir dalam diri para rasul. Kehadiran Roh Kudus membuat mereka berani untuk mewartakan kebenaran atas peristiwa yang dialami Yesus Kristus, Sang Guru. Apa yang dialami para rasul menguatkan iman mereka akan Yesus Kristus, bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkan mereka, melainkan akan menyertainya sampai akhir zaman.
Penyertaan Yesus dalam Roh Kudus itu pulalah yang menguatkan iman Gereja hingga sekarang. Penghayatan Gereja akan kehadiran Roh Kudus itu tampak dalam berbagai ungkapan doa dan simbol yang digunakan dalam ibadat Gereja. Lewat simbol-simbol tersebut, daya kekuatan Roh Kudus diwujudkan melalui anggota-anggotanya.
Dalam mewartakan Injil, tentunya para rasul banyak mengalami tantangan dan hambatan. Maka dari itu mereka harus tetap menjaga persatuan. Santo Paulus menasehatkan agar para rasul memelihara persatuan dan kesatuan, sehingga dalam diri mereka masing-masing dan bersama, tampaklah bahwa mereka adalah satu tubuh, satu roh, satu baptisan, satu iman dan satu Allah. Hanya dengan memelihara kesatuan itulah, maka jemaat Kristiani (Gereja) akan semakin mampu melayani dunia sesuai kemampuannya masing-masing.
Berkat kehadiran Roh Kudus dalam diri para rasul, Allah memanggil mereka untuk membangun kesatuan dan persatuan dengan semua orang demi mencapai umat manusia yang dikehendaki Allah.

Teks Kitab Suci yang dipakai dalam maetri ini: Yoh. 14: 15-20, Kis. 2: 1-13


Secara singkat Pelajaran materi ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS dapat di lihat dalam rangkuman. Rangkuman Pelajaran Klik di sini

Setelah Memahami pelajaran materi ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS silahkan kerjakan evaluasi.Evaluasi Pelajaran ini Klik di sini

NB: banyak sekali karya seni yang menggambarkan roh kudus dan buah-buah Roh. berikut contoh karya seni tersebut:












Saturday, January 26, 2013

MATERI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SMP - PANGGILAN DAN TUGAS PERUTUSAN MURID YESUS


PANGGILAN DAN TUGAS PERUTUSAN MURID YESUS


Mendapat panggilan dari orang lain menjadi pengalaman yang biasa-biasa saja, tetapi juga bisa menjadi pengalaman yang luar biasa. Panggilan juga bisa ditanggapi dengan sikap yang berbeda. Orang yang merasa panggilan sebagai hal yang mendatangkan kesenangan, keuntungan akan cepat menanggapinya. Tetapi bila panggilan itu akan membebani, membuat dirinya susah atau untuk melakukan pekerjaan berat umumnya orang akan berpikir-pikir dulu atau menolak. Dari Kitab Suci, kita juga menemukan beragam reaksi dalam menanggapi panggilan Yesus. Ada yang menanggapinya secara langsung, yaitu ketika merasa dipanggil oleh Yesus, ia langsung meninggalkan segala-galanya, misalnya pekerjaan, keluarga, dan tanpa berpikir panjang langsung mengikuti Yesus. Hal ini tampak dalam panggilan murid-murid yang pertama. Reaksi yang lain: mengemukakan berbagai syarat. Ketika dipanggil, ia merasa perlu menyelesaikan dan mengurus hidupnya terlebih dahulu. Ada juga yang menolak, karena tidak mampu memenuhi persyaratan yang diinginkan oleh Yesus. Persyaratan tersebut adalah: menyangkal diri (tidak mendahulukan kepentingan sendiri, tetapi mendahulukan kepentingan orang lain/ bersama), memikul salibnya, dan mengikuti Yesus.
Yesus memanggil orang untuk turut ambil bagian dalam tugas perutusan-Nya yaitu mewartakan kabar keselamatan Kerajaan Allah. Oleh karena itu, sikap yang dituntut adalah:
a.     Mereka datang kepada Yesus
b.     Mereka perlu melihat agar dengan akal budinya memahami siapa Yesus dan apa maksud panggilan-Nya
c.     Murid-murid-Nya perlu tinggal bersama-sama dengan Yesus supaya mereka dapat menjalin hubungan pribadi secara lebih mendalam dengan Pribadi Yesus.
Semangat kesederhanaan, kebijaksanaan, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas perutusan mewartakan kabar gembira diharapkan menjadi semangat para murid Yesus zaman sekarang.
Dalam melaksanakan tugas-Nya, Yesus tidak ingin berkarya sendirian, tetapi Ia mengikutsertakan murid-murid-Nya karena pewartaan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Yesus mengutus murid-Nya berdua-dua untuk mendahului Dia ke tempat-tempat yang akan dikunjungi-Nya. Isi tugas pewartaan itu adalah untuk mewartakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.
Ungkapan Yesus dengan mengatakan “Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala”, menunjukkan bahwa tugas yang diberikan oleh Yesus merupakan tugas yang berat dan mengandung resiko. Dalam melaksanakan tugasnya, para murid harus mematuhi persyaratan yang disampaikan Yesus yaitu: tidak memilih-milih dimana dan kepada siapa mereka mewartakan keselamatan, tidak membebani diri dengan harta (pundi-pundi), mengucapkan salam damai dari Allah di rumah-rumah orang, menyembuhkan orang sakit yang dijumpai, dan memperingatkan orang-orang yang menolak Dia.



Kutipan Kitab suci yang dipakai:  ______________________________

Secara singkat Pelararan materi PANGGILAN DAN TUGAS PERUTUSAN MURID YESUS dapat di lihat dalam rangkuman. Rangkuman Pelajaran Klik di sini

Setelah Memahami pelajaran materi PANGGILAN DAN TUGAS PERUTUSAN MURID YESUS silahkan kerjakan evaluasi.Evaluasi Pelajaran ini Klik di sini

MATERI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SMP - YESUS KRISTUS PEMENUHAN JANJI ALLAH




Dalam hidup bersama, manusia mengenal istilah janji. Ada berbagai bentuk janji. Ada yang muncul karena kemauan sendiri, ada janji yang muncul karena kemauan kedua belah pihak (kesepakatan), ada janji yang dibuat secara tertulis dan ada pula yang lisan. Alasan mengapa orang membuat jnaji juga bermacam-macam. Misalnya: karena rasa cinta atau belas kasih, karena rasa tanggung jawab, karena ingin memperbaiki situasi yang memprihatinkan menjadi situasi yang baik, karena ingin mewujudkan suatu cita-cita, karena ingin membahagiakan orang lain.
Janji yang telah diungkapkan atau diteguhkan membawa konsekuensi bagi orang yang berjanji atau bagi orang yang mengetahuinya. Oleh karena itu janji  harus ditepati dan dijalankan dengan setia. Pengingkaran terhadap janji akan mendatangkan kekecewaan, tetapi janji yang ditepati akan mendatangkan kebahagiaan dan rasa syukur, memperbesar kepercayaan, dan menumbuhkan ikatan persaudaraan yang lebih erat.
Allah juga pernah mengungkapkan janji-Nya kepada manusia. Janji Allah itu muncul karena keprihatinan Allah terhadap situasi dosa yang melanda manusia (Kej 3: 1-15). Hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan dengan Allah yang mulanya sangat harmonis di Taman Firdaus, menjadi rusak setelah manusia “memakan buah terlarang”. Melihat situasi ini, Allah sungguh sedih dan prihatin. Namun Allah tidak ingin bila manusia terbelenggu oleh dosa. Oleh karena itu, Ia mengungkapkan janji-Nya untuk menyelamatkan manusia. Allah selalu setia terhadap janji-Nya, Ia menginginkan agar  manusia benar-benar selamat. Janji Allah itu terwujud/ digenapi dalam pribadi Putera-Nya, yaitu Yesus Kristus yang berkarya, wafat dan bangkit demi menebus dosa manusia.

  

Kutipan Kitab suci yang dipakai:  Kejadian 3: 8-15

Secara singkat Pelararan materi YESUSKRISTUS PEMENUHAN JANJI ALLAH
 dapat di lihat dalam rangkuman. Rangkuman Pelajaran Klik di sini

Setelah Memahami pelajaran materi YESUS KRISTUS PEMENUHAN JANJI ALLAH silahkan kerjakan evaluasi.Evaluasi Pelajaran ini Klik di sini

evaluasi materi ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS


Kerjakan Evaluasi pelajaran berikut ini jika sudah benar-benar menguasi materi pelajaran

Jawablah pertanyaan berikut ini secara singakat, tepat dan jelas!

1.      Dalam peristiwa apa dan dalam simbol apa Gereja merayakan turunnya/ dicurahkannya Roh Kudus kepada Umat-Nya?
2.     Kehadiran Roh Kudus diharapkan membuat orang berani memberi kesaksian. St. Paulus mengungkapkan bahwa kehadiran Roh Kudus dalam diri seseorang harus nyata dalam buah-buahnya. Buah-buah Roh apa saja yang diharapkan berkembang dalam diri kita?
3.     Bagaimana cara mengembangkan agar kesatuan dan persatuan dalam Gereja semakin kuat dan berdampak positif dalam pelayanan?
4.      “Roh Kudus adalah unsur Pemersatu Gereja“ Jelaskan maksudnya!
5.     Apakah perbedaan bahasa, budaya, dan latar belakang suku, merupakan unsur pemecah belah/ unsur pemersatu dalam Gereja? Jelaskan!


 
Notes:
1. Kumpulkan jawaban melalui email paling lambat 1 munggu setelah  penugasan
2. Lihat rangkuman pelajara. klik disini
3. Jika belum mengeasai materi  ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS .  silahkan review pelajaran tersebut. klik di sini

Thursday, January 24, 2013

evaluasi materi TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTI YESUS.


Kerjakan Evaluasi pelajaran berikut ini jika sudah benar-benar menguasi materi pelajaran TELADANMARIA DALAM MENGIKUTI YESUS. 

Jawablah pertanyaan berikut ini secara singakat, tepat dan jelas!

1.      Teladan apa yang paling mengesankan dari pribadi Maria?
2.     Peristiwa apa saja yang dikisahkan dalam Kitab Suci yang memperlihatkan peran Maria dalam mewujudkan Rencana Penyelamatan Allah kepada Manusia?
3.     Apakah dengan banyaknya peristiwa penampakan Maria membuktikan bahwa peranan Maria lebih besar dibandingkan dengan Yesus Kristus sendiri? Jelaskan!
4.     Banyak orang memakai nama Maria sebagai nama diri/ Baptis. Bagaimanakah seharusnya sikap hidup mereka sehari-hari?
5.     Sebutkan bentuk-bentuk devosi penting kepada Bunda Maria!

Notes:
1.     Kumpulkan jawaban melaui email paling lambat 1 munggu setelah  penugasan
2.      Lihat rangkuman pelajara. klik di sini
3.      Jika belum mengeasai materi  TELADANMARIA DALAM MENGIKUTI YESUS.   silahkan review pelajaran tersebut. klik di sini

RANGKUMAN materi TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTI YESUS




-           Gereja sejak awal mengakui peranan Bunda Maria dalam keseluruhan tata keselamatan. Ia mulai berperan ketika menyatakan bersedia dan taat kepada Allah untuk mengandung, melahirkan dan membesarkan Yesus.
-           Sejak awal perjalanannya menjadi Bunda Yesus, Maria tahu bahwa ia akan memperoleh kegembiraan sebagai orang pilihan, namun ia juga akan memperoleh tantangan yang cukup berat.
-           Kesetiaan Maria kepada Allah dan Yesus terus diuji. Pengujian itu berpuncak pada peristiwa Jalan Salib Yesus. Ia setia menemani putranya dalam peristiwa sengsara dan wafatnya. Maria semakin membuktikan kesetiaannya dengan bersedia menjadi ibu bagi para rasul yang menjadi cikal bakal gereja.
-           Dengan demikian Maria sudah sejak awal menjadi Bunda Gereja. Namun demikian Gereja tetap mengingatkan agar umat menempatkan Maria secara proporsional. Devosi kepada Maria tidak berdiri sendiri, melainkan harus ditempatkan dalam konteks Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan satu-satunya perantara keselamatan kepada Bapa.




MATERI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SMP - TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTI YESUS





TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTI YESUS


Salah satu tokoh suci yang dihormati dan diteladani oleh umat Kristiani hingga saat ini adalah Bunda Maria. Dialah perempuan yang mengandung, melahirkan dan membesarkan Yesus. Bentuk penghormatan dan ibadat khusus kepada Maria yaitu: Doa Rosario, Ziarah ke Gua Maria, Legio Maria, Novena, dan Koronka. Devosi-devosi (hormat dan bakti kepada orang kudus) tersebut menjadi bertambah kuat karena dari pihak Allah sendiri memberi pernyataan suci yang mengukuhkan peranan Maria dalam kehidupan Iman Kristiani. Hal itu tampak dalam berbagai penampakan dan mukjizat yang menampilkan peran Maria.
Gereja sejak awal mengakui peranan Bunda Maria dalam keseluruhan tata keselamatan. Maria mulai berperan ketika menyatakan bersedia dan taat kepada Allah untuk mengandung Yesus. Kesetiaan Maria kepada Allah dan kepada Yesus terus diuji Pengujian Kesetiaan Maria berpuncak pada peristiwa Jalan Salib Yesus. Dan sungguh tak tergoyahkan, ia setia menemani putranya dalam jalan salib-Nya. Maria semakin membuktikan kesetiaannya dengan bersedia menjadi ibu bagi para rasul, yang menjadi cikal bakal gereja. Dengan demikian Maria sudah sejak awal menjadi Bunda Gereja.
Keagungan pribadi Maria dihayati oleh Gereja semakin luas, sehingga gereja memberi banyak gelar kepadanya. Meskipun demikian gereja selalu mengingatkan agar umat menempatkan devosi kepada Maria secara proporsional, dan tidak berdiri sendiri, melainkan harus ditempatkan dalam konteks Yesus Kristus sebagai juru selamat dan satu-satunya perantara keselamatan kepada Bapa.


Kutipan Kitab suci yang dipakai:  Lukas 1: 26-38 , Matius 12: 46-50


Secara singkat Pelajaran materi TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTIYESUS
 dapat di lihat dalam rangkuman. Rangkuman Pelajaran Klik di sini

Setelah Memahami pelajaran materi TELADAN MARIA DALAM MENGIKUTIYESUS
 silahkan kerjakan evaluasi.Evaluasi Pelajaran ini Klik di sini

NB: 
1. Beberapa tempat Ziarah Maria di Indonesia dan berbagai tempat lain. klik di sini
2. Berbagai karya seni yang menggambarkan Maria sebagai berikut









Rangkuman materi ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS


 
Rangkuman materi ROH KUDUS SEBAGAI DASAR HIDUP BERSAMA MURID YESUS


-           Setelah Yesus disalibkan, wafat, dan dimakamkan, para rasul mengalami kesedihan dan ketakutan yang luar biasa. Mereka sedih karena merasa ditinggalkan oleh gurunya. Mereka juga takut untuk memberi kesaksian tentang Yesus.
-           Perasaan sedih dan takut membuat para rasul selalu hidup bersama-sama dalam persembunyian. Mereka membutuhkan kekuatan untuk mengembalikan kepercayaan diri dan semangat untuk menjalani hidup seperti biasa. Mereka senantiasa menantikan janji Yesus untuk mengutus Roh Penghibur.
-           Kerinduan mereka akhirnya terjawab. Mereka dipenuhi Roh Kudus. Roh Kudus yang hadir memberikan daya hidup baru dan keberanian untuk mewartakan Kebenaran dan Injil.
-           Penyertaan Yesus dalam Roh Kudus itu pulalah yang menguatkan Gereja hingga sekarang.
-           Kesatuan dan persatuan hanya mungkin terbentuk dengan kuat bila ada unsur perekat yang menjiwai semua anggota kelompok.
-           Kehidupan para murid Yesus sebagai kelompok juga ditentukan oleh adanya unsur perekat. Unsur perekat itu antara lain pengalaman senasib dan sepenanggungan sebagai murid-murid Yesus. Yesuslah yang menjadi perekat mereka, kehadiran-Nya setelah ia terangkat ke surga  melalui Roh Kudus.
-           Seiring dengan perjalanan hidup bersama para rasul yang mengalami banyak tantangan, St. Paulus menasehatkan agar para murid berusaha memelihara kesatuan dan persatuan sehingga dalam diri mereka tampak bahwa mereka adalah satu tubuh, satu Roh, satu baptisan, satu iman  dan satu Allah.
-           Dengan cara memelihara kesatuan, maka jemaat Kristiani semakin mampu melayani dunia sesuai dengan kemampuan masing-masing.